Hai sobat apa kabar aku ingin memperkenalkan sma pertama dan terakhirku SMAN 11 Yogyakarta. Waktu itu aku berkeluh kesah (wow...) karena sebenarnya sma 11 bukanlah sma pertama yang aku pilih tetapi sudahlah aku jalani saja semua ini T.T
Waktu itu aku berkelas di kelas XE awal sekolah pastilah ada "sesuatu" dan "sesuatu" itu dinamakan MOS (Massa Orientasi Siswa), MOS dilaksanakan di aula budi utomo, ini awalnya membuat aku sedikit capek aku harus membuat prakarya, duduk berjam-jam mendengarkan orang bicara,dan begitulah. Tetapi MOS barulah awalnya masih ada PGK kegiatan baris berbaris yang mengharuskan kita mengerti bari berbaris lebih tepatnya TONTI yang dilaksanakan dari pagi sampai sore, belum lagi aku harus membuat tanda pengenal besar dengan bentuk lingkaran berdiameter lebih dari 15cm, ya itu menyusahkan bagi orang yang tidak mau bergerak sepertiku.
Eitssss...But don't negative thinking, kegiatan itu memang menyusahkanku tetapi aku senang dapat berkenalan dengan Guru-guruku, sekolahku, ekskulku, serta teman-temanku yang nanti akan menjadi kenanganku di SMAN 11 Yogyakarta ini dengan merekalah aku akan berkarya, dan menuntut ilmu
Pengalaman menarik kelas satu adalah saat diparkiran ada anggota GENG atau mereka menganggap keluarga yang mengutamakan solidaritas antar keluarganya, di saat semua anak kelas satu takut untuk mengikuti "keluarga yang bersolidaritas" aku maju lurus dengan pelan-pelan di depan kakak kelas Tujuannya sih agar dipanggil supaya diajak untuk bergabung ( cari masalah...) Tapi apa yang terjadi? aku tidak dianggap aku malah disuruh pulang.....wah kira-kira kenapa ini?(mukaku telalu imut untuk mngikutinya )
Tahun keduaku adalah kelas XI IPA4 ada beberapa temanku tidak sekelas lagi denganku tetapi tetap senang bersama-sama walau beda kelas. Masa ini adalah masa yang paling menyenangkan, membahagiakan, dan kenangan terindah ada di kelas Dua. Itu mungkin bagi kebanyakan anak sma (anti mainstream). kelas 2 ini aku lebih mengenal diriku, ternyata aku adalah seorang pendiam, kuper(apalagi y?)
pokoknya yang anti mainstream lah jadi aku menjalaninya dengan penuh tanda tanya (??????????????????????????????)
Kegiatan menarik kelas 2 memang sepertinya lebih banyak seperti berpergian ke Pulau Bali disana aku melihat mulai yang aneh tapi nyata, sampai kebuyaan yang menarik. Lalu berpergian denganAPTIS(Anak iPA empaT In Sebelas) ke rumah wali kelas bu titi di gunung kidul.
Tahun ketiga adalah tahun terakhirku dan di kelas XII aku sepertinya berjodoh di kelas IPA4, di tahun ini aku ternyata menjadi ketua kelas, pekerjaan yang tidak pernah terbayangkan -__-
saat ini aku galau berat, bukan karena siapa tapi apa. karena aku mempersiapkan diri untuk kelulusan sma dan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri. Tujuannya sih hanya ingin menyenangkan bapak ma ibu, tapi sepertinya akan menjadi keinginanku untuk pergi ke PTN ternama seperti UGM. Tapi aku bingung setiap teman aku tanya...
Aku : Hey Sob mau kemana?
Sobat : UGM
Aku : Haloo sis mau kemana setelah lulus?
Sister : aQ Mw Ke UGM nich
Aku : Bro kalo kamu mau kuliah dimana?
Brother : Ke UGM bosss
Aku jadi bingung apakah UGM bisa menampung lebih ± 200 orang dikali sma yang ada dijogja, dan di tambah sma-sma laen di indonesia bahkan dunia ini? O_oa semoga saja cukup karena aku pun ingin berkuliah disana( jadi mainstream aja deh gpp).haha...
Pengamalan-pengalaman menarik di kelas tiga seperti gabungan antara pengalaman menarik dikelas-kelas sebelumnya tetapi di intergralkan dan di mutasi buatan sehingga menghasilkan F(x)= Best experience {x|x>pengalaman terbaik U x≠jelek}wkwkwk
sekian dulu post pertamaku ini, sampai jumpa dipos selanjutnya...
Eitssss...But don't negative thinking, kegiatan itu memang menyusahkanku tetapi aku senang dapat berkenalan dengan Guru-guruku, sekolahku, ekskulku, serta teman-temanku yang nanti akan menjadi kenanganku di SMAN 11 Yogyakarta ini dengan merekalah aku akan berkarya, dan menuntut ilmu
Pengalaman menarik kelas satu adalah saat diparkiran ada anggota GENG atau mereka menganggap keluarga yang mengutamakan solidaritas antar keluarganya, di saat semua anak kelas satu takut untuk mengikuti "keluarga yang bersolidaritas" aku maju lurus dengan pelan-pelan di depan kakak kelas Tujuannya sih agar dipanggil supaya diajak untuk bergabung ( cari masalah...) Tapi apa yang terjadi? aku tidak dianggap aku malah disuruh pulang.....wah kira-kira kenapa ini?(
Tahun keduaku adalah kelas XI IPA4 ada beberapa temanku tidak sekelas lagi denganku tetapi tetap senang bersama-sama walau beda kelas. Masa ini adalah masa yang paling menyenangkan, membahagiakan, dan kenangan terindah ada di kelas Dua. Itu mungkin bagi kebanyakan anak sma (anti mainstream). kelas 2 ini aku lebih mengenal diriku, ternyata aku adalah seorang pendiam, kuper(
pokoknya yang anti mainstream lah jadi aku menjalaninya dengan penuh tanda tanya (??????????????????????????????)
Kegiatan menarik kelas 2 memang sepertinya lebih banyak seperti berpergian ke Pulau Bali disana aku melihat mulai yang aneh tapi nyata, sampai kebuyaan yang menarik. Lalu berpergian dengan
Tahun ketiga adalah tahun terakhirku dan di kelas XII aku sepertinya berjodoh di kelas IPA4, di tahun ini aku ternyata menjadi ketua kelas, pekerjaan yang tidak pernah terbayangkan -__-
saat ini aku galau berat, bukan karena siapa tapi apa. karena aku mempersiapkan diri untuk kelulusan sma dan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri. Tujuannya sih hanya ingin menyenangkan bapak ma ibu, tapi sepertinya akan menjadi keinginanku untuk pergi ke PTN ternama seperti UGM. Tapi aku bingung setiap teman aku tanya...
Aku : Hey Sob mau kemana?
Sobat : UGM
Aku : Haloo sis mau kemana setelah lulus?
Sister : aQ Mw Ke UGM nich
Aku : Bro kalo kamu mau kuliah dimana?
Brother : Ke UGM bosss
Aku jadi bingung apakah UGM bisa menampung lebih ± 200 orang dikali sma yang ada dijogja, dan di tambah sma-sma laen di indonesia bahkan dunia ini? O_oa semoga saja cukup karena aku pun ingin berkuliah disana( jadi mainstream aja deh gpp).haha...
sekian dulu post pertamaku ini, sampai jumpa dipos selanjutnya...

aku juga pernah menuntut ilmu di SMAN 11 angkatan ketiga '92, wooo wis tuwa ya, hahaha, tapi terakhir aku melu reuni akbar, aku seperti tidak melihat sman 11 jamanku semua telah berubah, dulu jamanku nek arep mlebu sekolah wae ndadak dioyak-oyak kirik, hahaha....
BalasHapussalam kenal, hehehehe.....
Wah pengalamane menarik
HapusSalam kenal juga mas...